Negara Asia yang Ramah BCH (sebagai pembayaran)Filipina โ paling aktif di Asia Tenggara
Paytaca, platform berbasis BCH di Filipina, telah onboard lebih dari 10.000 UMKM untuk menerima pembayaran BCH via sistem POS dan mobile wallet. (Ainvest) Di Filipina, 7% dari pemilik crypto memegang BCH. (FXOpen)
Jepang
Jepang termasuk negara pertama yang meregulasi Bitcoin sebagai metode pembayaran legal melalui Payment Services Act, dengan FSA mengawasi semua registrasi exchange. (BYDFi) BCH juga diterima oleh ribuan merchant via Alchemy POS system.
Singapura & Hong Kong
Lewat layanan Alchemy GPS, ribuan merchant di Singapura dan Hong Kong menerima pembayaran BCH. (Bitcoin News)
Vietnam โ baru legal
Vietnam baru saja melegalkan cryptocurrency secara penuh pada 1 Januari 2026, setelah mengesahkan Digital Technology Industry Law pada Juni 2025. (BYDFi)
๐ฎ๐ฉ Indonesia โ Boleh diperdagangkan, tapi TIDAK boleh untuk pembayaran
Di Indonesia, crypto punya status hukum ganda: legal diperdagangkan sebagai aset keuangan digital yang diatur OJK, tapi ilegal digunakan sebagai alat pembayaran. Hal ini karena UU Mata Uang menetapkan Rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah. (Lightspark)
Jadi BCH di Indonesia hanya bisa:
โ Dibeli/dijual sebagai aset investasi di exchange (Indodax, Tokocrypto, dll)
โ Di-hold di wallet pribadi
โ Tidak bisa dipakai bayar di merchant
Per Februari 2026, OJK melaporkan 20,70 juta konsumen crypto aktif di Indonesia dengan nilai transaksi Rp29,24 triliun (Idekubagus) โ pasar besar, tapi murni untuk investasi, bukan pembayaran.
Singkatnya, kalau mau pakai BCH beneran untuk transaksi sehari-hari di Asia, Filipina adalah yang paling maju saat ini.
